9 Februari 2010
Jabar Menuju Provinsi Film?

Pesatnya perkembangan film tanah air, tak lepas dari provinsi Jawa Barat. Konon, di awal-awal kebangkitan industri film tanah air sekitar tahun 1970-an, banyak artis, aktor, dan filmmaker Jawa Barat berkontribusi memajukan film di tanah air. Untuk itulah pada tahun 1987, Forum Film Bandung terbentuk.

Setelah 22 tahun berlalu, Jawa Barat masih memiliki potensi untuk memajukan industri perfilman tanah air. Terlebih lagi, 3 orang aktor yang di era tahun 1990-an pernah menorehkan namanya, telah menjabat sebagai wakil kepala daerah, yaitu: Rano Karno sebagai Wakil Bupati Tanggerang, Diky Candra sebagai Wakil Bupati Garut, dan Dede Yusuf sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. Hal ini tentunya mempermudah memajukan industri film di Jawa Barat dan menjadikannya provinsi terdepan dalam industri film tanah air.

Demikian disampaikan oleh Dede Yusuf, mantan aktor yang saat ini menjabat sebagai wakil Gubernur Jawa Barat, dalam sambutannya pada Festival Film Bandung, di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 24 April 2009 lalu. Dede mengungkapkan ke depannya, melalui program pengembangan pariwisata daerah Jawa Barat, setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat diharuskan membuat minimal sebuah film. Untuk hal tersebut, Dede tak tanggung-tanggung akan mengeluarkan Rp. 6 Milyar dari dana APBD provinsi.

Ketika ditanya kemungkinan Jawa Barat memiliki daerah seperti Holywood di Amerika atau Bolywood di India, Dede mengatakan potensi tersebut sangat besar. Untuk itu, pihaknya sedang berusaha keras mengembangkan program film di Jawa Barat agar provinsi tersebut dapat terus mendukung industri film tanah air. (YPS)